Oiran Buchi – Jepang

www.tempatangker.com – Prefektur Yamanashi merupakan sebuah wilayah di Jepang yang 80 persen terdiri dari gunung-gunung. Disana pula lokasi gunung kebanggaan Jepang berada, Gunung Fuji. Selain itu, Prefektur Yamanashi juga memiliki sebuah tempat angker di Jepang yang terkenal, yakni Oiran Buchi (花魁淵).

Oiran Buchi memiliki nama lain Prostitute Gorge alias Ngarai Pelacur. Disebut demikian karena ngarai angker itu menjadi tempat kejadian meninggalnya sekitar 55 orang wanita tunasusila.

Legenda Oiran Buchi menceritakan bahwa dahulu, tepatnya pada tahun 1575 dimasa terjadinya Perang Nagashino, Klan Takeda yang memiliki tambang emas harus menyerah kalah. Agar informasi terkait tambang emas itu tidak jatuh ke tangan musuh, pemimpin klan pun berniat membunuh pekerja tambang dan para wanita tunasusila yang seringkali menjadi penghiburnya. Maka diperintahkanlah pembangunan sebuah platform kayu diatas ngarai angker tersebut dengan alih-alih sebagai panggung pesta dansa. Saat para wanita tunasusila itu berkumpul diatasnya, sang pemimpin klan kemudian memerintahkan prajurit untuk memotong talii penyokong platform tersebut. runtuhnya bangunan kayu itu pun otomatis dibarengi dengan riuhnya teriakan ketakutan yang menyayat hati dari para wanita yang ikut jatuh kedalam ngarai tersebut.

Dimasa sekarang, konon kita masih dapat mendengarkan teriakan menyayat para korban pembunuhan tersebut saat mengunjungi Oiran Buchi. Seramnya lagi, konon di tempat angker tersebut terdapat hantu wanita yang tak memiliki wajah. Orang-orang menyebut bahwa hantu wanita tersebut bergentayangan di kawasan itu sembari mencari mangsa untuk digabungkan pada bagian tubuhnya yang telah melar secara abadi!

Karena Oiran Buchi menjadi tempat pembunuhan banyak wanita tunasusila, para pengunjung pria disarankan untuk lebih berhati-hati saat mengunjungi lokasi tersebut. Terutama agar mereka tidak berdiri terlalu kepinggir saat berada diatas jembatan Oiran Buchi.

LOKASI :

Apa komentar anda?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *