Sunshine 60 – Ikebukuro, Jepang

www.tempatangker.comSunshine 60, tempat angker di Jepang setinggi 60 lantai yang menjadi pelopor pembangunan berkonsep ­city-in-a-city. Dibuka untuk umum pada 1978, gedung ini pernah menyabet gelar sebagai gedung pencakar langit tertinggi pertama dan satu-satunya di Jepang, bahkan Asia, hingga tahun 1991.

Sejak awal pembangunannya, gedung angker ini telah diliputi kontroversi. Karena lokasinya merupakan area bekas Penjara Sugimo pernah berdiri. Area ini dikenal memiliki sejarah suram pada masa perang dulu. Banyak tahanan politik yang tewas didalamnya. Tidak terkecuali mantan Perdana Menteri Jepang Hideki Tojo, serta terduga mata-mata Soviet Richard Sorge.

Nama Sunshine 60 pun sesungguhnya dipilih untuk mengusir imej negatif tersebut. Namun seperti yang telah diduga sebelumnya,rumor negatif tetap berkembang, bahkan hingga sekarang. Sunshie 60 pun memiliki label gedung pencakar langit berhantu pertama di Jepang. Menjadi pusat pembicaraan semua orang, hingga mengundang banyak program supernatural tv Jepang tertarik untuk meliputnya.

Pada masa pembangunan dulu, tempat angker di Jepang ini konon telah memiliki banyak peristiwa ganjil. Sering terjadi kecelakaan kerja dengan penyebab tidak wajar dan memakan korban pekerja. Dikatakan demikian karena alat penunjang keamanan kerja tidak menunjukkan adanya kesalahan atau masalah saat digunakan.

Tidak berhenti sampai disitu. Saat telah beroperasi pun, petugas maintenance yang bertugas saat malam hari mengaku mengalami banyak fenomena mistis. Banyangan gelap yang berkelebat, suara tawa yang aneh, rintihan, teriakan, hingga bisikan serta obrolan tidak jelas pun jadi hal yang umum ditemui di tempat angker tersebut.

Pada spot terbaik Sunshine 60, yakni lantai 60 dengan deck terbuka yang menyajikan pemandangan super indah dari ketinggian pun konon sering terlihat penampakan wanita pucat dengan pandangan kosong seakan berniat untuk melompat dari gedung.

Tidak kalah seram, pada lantai perkantorannya konon sering terlihat sosok wanita dengan rongga mata yang gelap. Wanita tersebut dikatakan berkeliaran tanpa tujuan sambil bergumam “dimana ya..dimana ya..”. Penampakan itu kemudian menghilang ketika ada seseorang yang mengajaknya berbicara.

LOKASI :

Apa komentar anda?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *