Universitas Nagasaki – Jepang

www.tempatangker.com – Tidak dapat dipungkiri jika Perang Dunia yang memicu pemboman Hiroshima dan Nagasaki di Jepang menginggalkan cerita kelam bagi banyak pihak, tidak terkecuali bagi Universitas Nagasaki. Tak hanya bangunan yang luluh lantak, tetapi juga pastinya banyak korban nyawa tak berdosa yang melayang. Setidaknya terdapat lebih dari 70.000 nyawa penduduk dan 800 nyawa profesor, mahasiswa serta tenaga medis dari Universitas Nagasaki melayang akibat tragedi tersebut.

Tidak hanya kenangan sedih yang tertinggal. Cerita miris yang membuat Universitas Nagasaki disebut sebagai salah satu tempat angker di Jepang pun kemudian banyak beredar. Banyaknya nyawa korban yang melayang akibat tragedi yang menimpa lokasi tersebut tak ayal membuat banyak orang mengaku sering melihat penampakan makhluk halus bergentayangan di kampus yang telah didirikan sejak 1857 tersebut. Meski sudah cukup lama berlalu, namun sisa-sisa kenangan kelam tersebut tetap tertinggal dan terkadang muncul sebagai sebuah fenomena mistis yang dialami para penghuni pada masa sekarang. Tidak hanya mendengar suara jeritan yang misterius dan menakutkan saja. Aroma bagai bau daging terbakar atau bahkan aroma busuk pun yang tak kalah misterius dan menakutkannya pun konon sering tercium secara tiba-tiba.

Pada masa terjadinya pengboman tersebut, Sakamoto Campus milik kampus angker tersebut menjadi bagian yang menderita kerusakan paling parah. Hal tersebut dikarenakan kampus angker tersebut berjarak sekitar 500 hingga 700 meter jauhnya dari pusat bom atom dijatuhkan. Sementara itu, Katafuchi Campus memiliki nasib yang sedikit lebih baik karena terlindung oleh Gunung Kompira.

Bagian dari universitas angker yang rusak itu pun dipindahkan ke Omura pada September 1945, serta ke Isahaya pada 1946. Restorasi Sakamoto Campus pun dilakukan pada 1950 setelah terintegrasi dengan Universitas Nagasaki. Disisi lain, Bunkyo Campus merupakan kampus utama baru yang didirikan dengan menempati bekas plant site milik Mitsubishi Arms Factory (Ohashi Plant).

LOKASI :

Apa komentar anda?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *