Highland Towers – Malaysia

www.tempatangker.com – Pada bulan Desember tahun1993 yang telah lalu, sebuah tragedi memilukan terjadi di Malaysia. Salah satu blok dari 3 blok apartemen setinggi 13 lantai untuk kalangan menengah keatas runtuh dan meninggalkan banyak korban jiwa. Hal itu terjadi setelah hujan lebat mengguyur tanpa henti selama 10 hari lamanya!

Highland Towers, lokasi kejadian memilukan tersebut terjadi. Dan setelah lebih dari satu dekade lamanya, kawasan itu pun kini hanya menjadi sebuah kawasan bangunan tua yang dianggap sebagai salah satu tempat angker di Malaysia.

Bangunan terbengkalai bekas Highland Towers berdiri terletak di Taman Hillview. Dimana Taman Hillview sendiri berada dalam wilayah Ulu Klang, sebuah wilayah yang dikenal sebagai daerah rawan longsor.

Meski hanya satu tower yang runtuh, namun komplek tersebut sengaja dikosongkan demi alasan keamanan. Karenanya saat ini bangunan terbengkalai itu pun menjadi sebuah bangunan angker bagi warga.

Pengunjung lokasi tersebut yang seringkali merupakan penikmat wisata mistis mengatakan bahwa foto-foto yang mereka ambil dari tempat angker tersebut selalu dipenuhi dengan bola api atau orbs maupun dalam wujud bayangan tidak jelas. Saat berada disana pun pengunjung seringkali merasakan perubahan suhu udara yang tiba-tiba berubah drastis dan membuatnya bergidik ngeri. Tak jarang pula pengunjung tiba-tiba dibuat ketakutan hingga berteriak dengan histeris!

Beberapa cerita mengerikan datang dari supir taksi yang harus mengangkut seorang penumpang wanita di malam hari kala hujan deras. Dimana kebanyakan dari penumpang itu meminta untuk diantar ke Taman Hillview. Apabila supir terlalu dalam menggali alasan tujuan penumpang wanita tersebut, biasanya hantu tersebut menunjukkan sosok aslinya sembari berkata dalam suara penuh kesedihan yang menakutkan, “Aku meninggalkan barang berhargaku disana.. tubuh dan kehidupanku tertinggal disana karena disana tempatku meninggal!”

LOKASI :

Apa komentar anda?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *