GOR Pajajaran – Bandung

www.tempatangker.com – Pada tahun 2016 yang lalu Kota Bandung mendapat kesempatan menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan ajang pertandingan olah raga bergengsi di Indonesia, Pekan Olah Raga Nasional (PON) XIX. Salah satu lokasi penyelenggaraan PON XIX di tahun 2016 itu adalah GOR Pajajaran. Disana dihelat pertandingan olah raga dari cabang wushu dan taekwondo.

Selain menjadi lokasi pertandingan untuk PON XIX, GOR yang beralamat di jalan Pajajaran ini memiliki satu cerita menarik lain yang sedikit menyeramkan. GOR Pajajaran ternyata juga dikenal sebagai tempat angker di Bandung.

GOR Pajajaran ini dinilai sebagai tempat angker karena lokasi berdirinya gelanggang olah raga ini menggunakan lahan bekas pemakaman. Kompleks pemakaman Belanda Kerkhof Kebon Jahe. Gelanggang olah raga ini sendiri dibangun pada tahun 1972 sebagai sumbangan Jepang untuk karate.

Suasana kompleks GOR angker ini jadi sepi kala malam mulai menjelang. Banyak yang meyakini bahwa cerita seram tempat ini disebabkan pemindahan kuburan yang kurang sempurna. Dimana masih ada mayat yang disebutkan belum dipindahkan saat pembangunan dulu.

Beberapa cerita mistis tentang lokasi ini menyebutkan bahwa sering terdengar suara tentara berjalan yang menyeramkan di malam hari. Ada juga yang menyebutkan bahwa di sekitar area ini pun sering terdengar suara jeritan minta tolong.

Jembatan penyeberangan yang disana pun memiliki cerita tersendiri. Konon jembatan itu dibangun sebagai salah satu upaya penanggulangan kecelakaan yang kabarnya sering terjadi. Di kawasan ini pun disebutkan terkadang muncul sosok penampakan hantu tanpa kepala yang mengerikan.

Beberapa atlet yang pernah menghuni mess GOR angker di Bandung ini mengatakan sering terdengar nyanyian lagu Belanda di tengah malam kala para atlet beristirahat. Mess atlet sendiri konon dipindahkan ke bagian atas karena di tempat sebelumnya disebutkan bahwa banyak atlet yang diganggu makhluk halus. Beberapa diantara pun dikabarkan pernah mengalami kesurupan.

LOKASI :

Apa komentar anda?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *