Tikungan Maut Baturaden – Banyumas, Jawa Tengah

www.tempatangker.com – Mendengar kata Baturaden, kebanyakan orang mungkin akan langsung teringat akan sebuah kawasan wisata di lereng Gunung Slamet yang menjanjikan nuansa pemandangan alam layaknya kawasan wisata Puncak. Tetapi tahukah Anda bahwa di kawasan yang sama itu pula terdapat sebuah wilayah yang disebut-sebut sebagai tempat angker dan dikabarkan telah banyak memakan korban.

Tikungan Maut Baturaden, begitulah cara warga sekitar menyebut nama tempat angker di Banyumas tersebut. Berada di bagian paling utara Desa Rempoah atau sekitar 200 meter dari kawasan Mandala Wisata terdapat sebuah jalan dengan tikungan yang konon katanya cukup sering memakan banyak korban.

Gagasan akan tikungan maut disebut warga sebagai kawasan angker oleh warga sekitar pun muncul atas cerita yang diberikan oleh korban secara langsung. Mayoritas mengatakan bahwa kecelakaan yang menimpa mereka di kawasan tersebut disebabkan oleh adanya gangguan makhluk halus!

Makhluk halus berambut panjang dan mengenakan pakaian berwarna putih dengan ekspresi menakutkan menyerupai Gondol Wewe dikatakan muncul secara tiba-tiba sehingga membuat korban terkejut dan hilang fokus saat mengendaradi kendaraaan mereka. Alasan itulah yang seringkali terucap dari mulut para korban saat cerita kronologi kecelakaan kepada para warga yang menolong ketika peristiwa tersebut terjadi.

Uniknya, konon Gondol Wewe penunggu Tikungan Maut Baturaden tersebut hanya mencelakai mereka yang dalam perjalanan pulang usai melakukan tindakan tak patut saat berada di kawasan wisata. Misalnya saja adalah mereka yang mabuk-mabukan atau juga mereka yang ternyata adalah sepasang selingkuhan!

Warga Desa Rempoah sendiri mengaku tidak pernah mengalami kejadian misterius atau kecelakaan di tikungan angker tersebut. Bisa jadi makhluk halus penunggu tikungan angker tersebut merasa marah akan ulah manusia yang telah melakukan tindakan yang tidak patut ketika berada di kawasan kekuasaannya.

LOKASI :

Apa komentar anda?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *