Benteng Pendem Van Den Bosch – Ngawi, Jawa Timur

Benteng Pendem Van Den Boschwww.tempatangker.com – Benteng Van Den Bosch atau yang lebih dikenal Benteng Pendem Ngawi adalah salah satu tempat angker di Jawa Timur  yang merupakan peninggalan penjajahan Belanda yang lokasinya berada di desa Pelem, Ngawi. Nama “Pendem” sebenarnya merujuk pada tempat benteng yang dulunya dibangun tepat di bawah permukaan tanah sehingga tidak terlihat dari kejauhan.

Tujuan dibangunnya Benteng Pendem Ngawi oleh pasukan Belanda adalah selain sebagai markas, mereka menggunakannya sebagai tempat pertahanan atas perlawanan pasukan Pangeran Diponegoro. Hal tersebut dibuktikan atas ditemukannya makam salah satu pejuang dari Pangeran Diponegoro yang bernama Muhammad Nursalim.

Muhammad Nursalim merupakan seorang ulama yang memiliki kesaktian berupa kebal terhadap serangan berbagai senjata. Karena khawatir dengan kesaktian yang dimiliki beliau, pasukan Belanda menangkap, menahannya, lalu menguburnya hidup-hidup di salah satu bagian Benteng Pendem Ngawi.

Benteng ini selain terlihat kokoh, ternyata juga menyimpan cerita misteri layaknya tempat angker pada umumnya. Banyak warga setempat yang mengaku melihat kejanggalan-kejanggalan yang terjadi di area Benteng Pendem Van Den Bosch ini.

Kejanggalan yang terdengar dari mulut ke mulut antara lain penampakan pasukan tentara Belanda tanpa kepala yang sering terlihat di area benteng, manusia kelelawar berukuran besar dan sering terbang lalu hinggap di atas benteng, ular berkepala manusia yang juga berukuran besar dan sering mengejutkan pengunjung dengan gerakan cepatnya, laki-laki tua bersorban, dan masih banyak lagi.

Pastikan mental Anda telah siap saat berkunjung ke Benteng Pendem Ngawi ini karena saat siang hari saja, Anda akan merasakan hawa-hawa dingin dari bangunan tua ini apalagi jika mendatanginya di malam hari. Di bawah ini adalah lokasi Benteng Van Den Bosch alias Benteng Pendem:

 

Apa komentar anda?
By sari

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *