Benteng Vredeburg – Yogyakarta

www.tempatangker.com – Benteng Vredeburg merupakan salah satu bangunan tua peninggalan Belanda yang ada di Yogyakarta sekaligus menjadi saksi bisu atas perjuangan para pahlawan kita melawan penjajahan. Benteng ini didirikan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono pada tahun 1760 dan letaknya berada di ujung Jalan Malioboro.

Belanda meminta Sultan untuk mendirikan Benteng Vredeburg sebagai bentuk pengamanan untuk Sultan Yogyakarta, namun ternyata itu hanyalah kedok saja. Benteng ini dibangun hanya untuk mengawasi pergerakan Sultan dan ini dibuktikan dengan menghadapnya meriam ke arah Kraton Yogyakarta, jadi ketika ada perlawanan mereka dengan mudah menembakkan peluru.

Benteng tua ini juga menjadi saksi atas penyiksaan terhadap pemimpin-pemimpin Yogyakarta yang ditahan karena melakukan perlawanan terhadap pemerintahan Belanda. Setelah ditahan dan disiksa, mereka dibuang oleh Belanda ke luar Pulau Jawa.

Benteng Vredeburg disebut oleh masyarakat setempat yaitu ‘loji setan’. Mengapa demikian? Banyak dari warga Yogya yang pernah mendengar suara-suara seperti rintihan kesakitan maupun suara teriakan minta tolong dari dalam benteng. Mendengar suara-suara seperti itu dari tempat angker ini tentu membuat bulu kuduk siapapun meremang. Mereka percaya bahwa suara-suara tersebut adalah suara para arwah yang disiksa ketika masa penjajahan Belanda.

Tidak hanya itu, cerita mistis tentang Benteng Vredeburg lainnya juga terdapat pada bagian timur aula tengah benteng. Banyak yang bilang bahwa di bagian bangunan angker itu sering terdengar suara alunan musik yang benar-benar khas Belanda padahal di sana tidak ada alat musik sama sekali.

Bangunan tua seperti Benteng Vredeburg merupakan satu dari sekian ratus bangunan peninggalan Belanda yang ternyata selalu identik dengan kisah misteri. Penderitaan seperti penyiksaan berujung kematian diyakini sebagai pemicu sebuah bangunan menjadi angker dan memiliki banyak “penunggu”. Jika Anda berani uji nyali ke sana, silakan kunjungi lokasi berikut:

 

Apa komentar anda?
By sari

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *