PANTAI JOLOSUTRO – BLITAR

www.tempatangker.com – Berjarak sekitar 45 kilometer dari Kota Blitar atau lebih tepatnya berada di Desa Ringinrejo, Wates – Blitar, terdapat sebuah pantai indah yang bernama Pantai Jolosutro. Selain keunikan berupa pasir pantai yang berwarna hitam, masih ada satu hal lagi dari Pantai Jolosutro yang boleh jadi belum pernah Anda ketahui. Yakni sebuah kenyataan yang mengatakan bahwa pantai di Blitar ini adalah tempat pesugihan.

Konon, pada wilayah yang juga dicap sebagai tempat angker di Blitar ini adalah tempat berkumpulnya para penguasa pantai selatan. Mereka semua antara lain Ratu Kidul, Nyi Blorong, Prabu Siliwangi, serta Ratu Gendeng Permoni. Orang-orang yang ingin mendapatkan kekayaan melalui cara pesugihan akan berkumpul di tempat angker ini. Umumnya mereka akan terlihat ramai berkumpul pada malam hari mulai dari pukul 9 malam hingga pukul 3 dini hari.

Terkadang mereka juga akan melakukan sebuah ritual khusus. Ritual khusus pesugihan Pantai Jolosutro Blitar tersebut dilakukan setiap malam Jumat Kliwon. Saat hari menjelang sore dan dengan dipimpin oleh sang juru kunci, mereka akan mengorbankan seekor sapi atau domba. Hewan tersebut disembelih. Sembari mengalirkan darahnya dari pantai kearah laut, bagian kepalanya akan dilarung ke laut bersama dengan beragam ubo rampe atau sesajen. Sementara itu, daging beserta bagian lainnya akan dibagikan kepada penduduk sekitar Pantai Jolosutro.

Selama berlangsungnya ritual, beberapa orang biasanya akan mengalami peristiwa mistis. Konon, mereka akan melihat kehadiran sosok macan putih Prabu Siliwangi atau ular raksasa Nyi Blorong. Bukannya untuk mengacau, makhluk gaib tersebut diyakini sedang mengawasi serta menjaga prosesi ritual yang dilakukan agar berjalan lancar.

Namun demikian, ada baiknya Anda berhati-hati saat mengunjungi pantai ini. Beberapa keterangan penduduk sekitar mengatakan bahwa di pantai angker ini kerap terjadi tragedi yang mengerikan. Beberapa pelaku pesugihan dilaporkan hilang saat tengah melakukan ritual.

LOKASI :

Apa komentar anda?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *