Gunung Lawu – Magetan, Jawa Timur

www.tempatangker.com – Gunung di Pulau Jawa rasanya tak jauh dari kesan misterius seperti Gunung Merapi, Gunung Kelud, Gunung Salak, dan sebagainya. Di bagian Jawa Timur, perbatasan Magetan, juga terdapat gunung yang tak kalah angkernya yaitu Gunung Lawu. Bahkan anggota Tim SAR yang pernah bertugas di sana, menyebut bahwa Gunung Lawu merupakan gunung terangker dan termistis di Indonesia.

Masyarakat yang tinggal di sekitar Gunung Lawu mengatakan bahwa gunung ini seolah memiliki nyawa dan termasuk ‘pemilih’ menerima pengunjung yang masuk ke kawasannya. Jadi, tak sembarang orang bisa masuk dan keluar dengan selamat dari Gunung Lawu. Banyaknya penampakan yang muncul juga kerap menjadi kisah tersendiri bagi para pendaki yang pernah ke sana.

Tempat keramat ini dipercaya sebagai tempat Prabu Brawijaya V, Raja Majapahit, menghembuskan nafas terakhir dan menghilangkan sekaligus tubuhnya (moksa). Prabu Brawijaya V tak pernah sendirian karena ia selalu ditemani abdi dalemnya, Kyai Jalak. Kesetiannya pun diwujudkan dengan menyamakan kematiannya seperti tuannya, bermoksa lalu berubah menjadi jelmaan baru yaitu burung Jalak Gading.

Penampakan Jalak Gading menjadi penentu apakah seorang pendaki bisa melanjutkan pendakian sampai ke puncak atau tidak. Jalak Gading hanya memilih pendaki berhati bersih dan mempersilahkannya untuk menaklukan puncak Gunung Lawu.

Selama perjalanan pendakian, Anda bisa saja bertemu dengan tempat angker yaitu pasar setan di mana Anda bisa mendengar keramaian namun tidak melihat wujudnya. Nah, jika Anda mendengar suara menawarkan seperti, “Arep tuku opo Mbak/Mas?” maka segeralah membuang uang yang Anda miliki dan petiklah daun layaknya orang sedang berbelanja. Konon jika Anda mengabaikannya, maka akan timbul masalah yang menyeramkan selama pendakian.

Meski tergolong berat, Gunung Lawu menjadi salah satu puncak yang paling diminati untuk ditaklukan oleh para pendaki. Jika Anda ingin ikut pendakian, ingatlah untuk mematuhi pantangan seperti tidak berkata kotor, bertindak sopan, tidak banyak mengeluh, jangan membawa rombongan ganjil, dan jangan mengenakan pakaian berwarna hijau daun. Berikut lokasi Gunung Lawu:

 

Apa komentar anda?
By sari

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *