Rumah Kentang – Dharmawangsa, Jakarta Selatan

www.tempatangker.com – Cerita mengenai tempat angker di Jakarta yang satu ini sangat terkenal. Saking terkenalnya, cerita mengenai rumah angker yang berada di kawasan Dharmawangsa ini pun sempat diangkat ke layar lebar pada tahun 2012 dengan menggunakan judul yang sama dengan sebutannya, Rumah Kentang.

Sesuai dengan namanya, rumah angker di Jakarta Selatan ini kabarnya mengeluarkan aroma kentang rebus sembari diiringi suara tangis anak kecil yang menyayat hati kala hari menjelang petang. Rebusan kentang menjadi faktor kunci terkait tragedi memilukan yang dulu pernah terjadi di dalam rumah dengan cat warna putih dan memiliki banyak pohon bambu di halamannya ini. Dari tragedi tersebut dikabarkan terdapat seorang anak kecil yang menjadi korban jiwa.

Menurut cerita yang beredar, setidaknya terdapat tiga macam versi kronologi tragedi Rumah Kentang ini. Versi pertama menceritakan bahwa pembantu rumah itu lalai dalam mengawasi sang anak yang ditinggal pergi ibunya. Sang anak yang kala itu bermain di dapur dalam kuali besar berisi rebusan kentang mendidih dan akhirnya meninggal di dalamnya.

Versi kedua menceritakan bahwa sang ibu lah yang lalai saat merebus kentang untuk keperluan katering. Niatan sang ibu untuk beristirahat sejenak sembari menunggu proses kentang masak yang lama justru membawa petaka. Sang anak justru bermain di dapur hingga akhirnya tercebur dalam kuali mendidih berisi rebusan kentang.

Versi ketiga menceritakan bahwa pembantu rumah merasa kesal dengan tingkah sang anak yang nakal. Pembantu itu pun memutuskan untuk menceburkan anak kecil itu kedalam kuali berisi rebusan kentang mendidih hingga tewas. Kejamnya lagi dikatakan bahwa sang anak kemudian dimutilasi untuk kemudian disajikan saat pesta di rumah tersebut.

Banyak yang mengatakan bahwa rumah angker itu memang mengeluarkan aroma kentang rebus saat melewatinya. Namun tak sedikit pula yang mengatakan tidak mencium apapun saat melewati Rumah Kentang itu. Percaya atau tidak, coba lewati sendiri tempat angker itu.

LOKASI :

Apa komentar anda?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *