Jembatan Sewo Pantura – Indramayu, Jawa Barat

www.tempatangker.com – Apabila melakukan perjalanan dari arah Jakarta dengan jalur Pantura, maka bisa dipastikan bahwa Anda akan melewati daerah perbatasan Subang – Indramayu. Di daerah perbatasan tersebut terdapat sebuah jembatan tua bernama Jembatan Sewo Pantura atau Jembatan Kali Sewo yang begitu ramai kendaraan.

Anda pun akan melihat orang-orang duduk berjejer dengan membawa sapu di tangan mereka masing-masing. Lantas, apa hubungan jembatan dengan orang-orang pembawa sapu? Ini ada kaitannya dengan misteri Jembatan Sewo Pantura yang begitu terkenal keangkerannya karena begitu seringnya memakan korban.

Nah, agar pengendara dari luar daerah terhindar dari celaka selama perjalanan, maka sangat dianjurkan untuk membuang uang receh di jembatan angker tersebut. Ritual ini seakan sudah mendarah daging, para pengendara dengan sendirinya tergerak melempar uang receh yang langsung disambut para pengais.

Keangkeran jembatan ini ternyata ada kaitannya dengan legenda seorang penari Ronggeng yang berubah menjadi seekor buaya putih lantaran melanggar sumpah. Buntut dari kutukan itu, keluarganya memilih menceburkan diri mereka ke Kali Sewo untuk mengakhiri hidup. Jika Anda orang Indramayu, pasti tak asing mendengar cerita Saidah Saeni yang ada kaitannya dengan penari Ronggeng tadi.

Beberapa orang mengaku pernah melihat penampakan di area jembatan yang diyakini adalah arwah dari Saidah dan Saenah. Tapi ada juga yang berkata bahwa pernah melihat penampakan lain di sana. Hal itu mungkin saja benar, karena memang pernah ada sebuah kecelakaan di sana.

Kecelakaan besar yang pernah terjadi di Jembatan Sewo Pantura adalah terceburnya sebuah bus ke sungai dengan membawa 68 orang transmigran dari Boyolali. Semua orang di dalam bus tewas kecuali seorang bayi laki-laki dan ia menjadi satu-satunya penumpang yang masih hidup. Sampai sekarang, di sekitar sana masih ada pemakaman masal yang dijaga.

Lokasi:

Apa komentar anda?
By sari

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *