Kampung Naga – Tasikmalaya, Jawa Barat

www.tempatangker.com – Sebuah kampung di Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Tasikmalaya yang bernama Kampung Naga disebut-sebut termasuk dalam daftar tempat angker di Tasikmalaya karena sejumlah kisah misteri yang dimilikinya.

Penduduk yang tinggal di Kampung Naga sangat memegang teguh adat istiadat para leluhurnya. Bagi mereka, tak masalah hidup miskin yang terpenting mereka pantang meminta-minta. Mereka pun memilih tak menembok hunian tempat tinggalnya, tak memasang listrik, tak mengendarai mobil, dan berpakaian sederhana. Ajaran dari para leluhur begitu mereka jaga dan patuhi karena mereka takut jika melanggar maka akan terjadi malapetaka.

Mereka juga sangat mempercayai keberadaan makhluk halus (jurig cai) seperti penunggu sungai atau air terlebih jika sungai tersebut cukup dalam, kuntilanak, dan ririwa (makhluk astral penganggu manusia). Kuntilanak merupakan makhluk halus yang dipercaya perwujudan dari wanita hamil yang meninggal. Oleh karena itu, ia senang mengganggu wanita hami maupun wanita yang akan melahirkan. Bagi warga Kampung Naga daerah yang dikuasai oleh makhluk-makhluk halus disebut tempat angker sementara tempat suci adalah masjid.

Kehidupan masyarakat Kampung Naga berjalan dengan baik karena mereka juga patuh terhadap pantangan dan tidak melakukan hal-hal yang tabu. Sebagai contohnya, seorang warga akan mendirikan sebuah rumah, maka ia harus memahami betul bagaimana arah rumah yang baik, letaknya, ataupun pakaian yang dikenakan saat upacara. Semua tata cara mendirikan rumah harus dipatuhi karena jika bertentangan, warga percaya akan terjadi hal yang tak diinginkan.

Masyarakat Kampung Naga yang begitu percaya bahwa sejatinya manusia berbatasan dengan makhluk halus, membuat mereka menempatkan sesaji di rumah-rumah mereka. Peletakkan sesaji pada titik-titik tertentu membuat mereka merasa aman dari gangguan makhluk halus yang ada di sekitarnya.

 

Lokasi:

 

Apa komentar anda?
By sari

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *