Kampung Vietnam – Batam, Kepulauan Riau

www.tempatangker.com – Jika sebuah perkampungan umumnya ramai oleh riuh penduduk, maka jangan berharap keramaian tersebut Anda temukan di Kampung Vietnam. Terletak di Pulau Galang – Batam, tempat ini memang dulunya bekas dihuni oleh pengungsi yang berasal dari Vietnam dengan jumlah sekitar 250.000 orang.

Pada tahun 1975 silam, terdapat perang saudara di Vietnam yang begitu kejam sehingga beberapa ratus ribu orang memutuskan untuk menaiki beberapa perahu dan pergi meninggalkan negaranya. Meski tak berukuran besar, 100 orang mampu ditampung per perahu meski harus berdesakan dan bertahan atas goncangan ombak di Laut Cina Selatan.

Hingga akhirnya tibalah mereka di Pulau Galang dan atas instruksi PBB melalui UNHCR, Indonesia mendapatkan amanat untuk menampung mereka. Bangunan seperti rumah-rumah, sekolah, rumah sakit, tempat ibadah, dan bahkan penjara segera dibangun untuk menunjang kehidupan para pengungsi di Kampung Vietnam.

Sekarang ini, Kampung Vietnam menjadi salah satu objek wisata saat berkunjung ke Batam. Bekas-bekas bangunan yang tertinggal masih terawat baik. Namun, kesan angker serta kepiluan tak bisa lepas dari salah satu tempat angker di Batam tersebut. Sudah banyak pengunjung yang mengalami kisah mistis atau bahkan pengalaman buruk saat berada di sana.

Di Kampung Vietnam angker tersebut, ada pengunjung yang mendadak sakit setelah melakukan swafoto di salah satu monumen di sana. Tidak hanya itu, pengunjung lain pun pernah melihat bayangan misterius serta mendengar suara rintihan, tangisan, dan tawa yang membuat bulu kuduk merinding.

Kejadian misterius di Kampung Vietnam memang tak lepas dari kejadian buruk di masa lalu yang dialami oleh beberapa pengungsi. Ada pengungsi yang memutuskan untuk bunuh diri karena tak kuat menanggung malu setelah diperkosa oleh tujuh orang, ada pengungsi yang bunuh diri setelah mengalami depresi, dan ada banyak juga pengungsi yang meninggal karena diserang oleh penyakit. Berani Anda ke sana sendiri?

 

Lokasi:

Apa komentar anda?
By sari

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *