Benteng Fort Rotterdam – Makassar, Sulawesi Selatan

www.tempatangker.comTempat angker di Makassar yang akan kita bahas kali ini dijamin menjadi salah satu tujuan yang tidak boleh dilewatkan para pecinta wisata mistis bersejarah. Sebuah bangunan benteng jaman Kerajaan Gowa Tallo yang jika dilihat dari atas langit akan membuat bentuk bangunannya nampak bagai seekor penyu yang hendak menuju laut. Sesuai dengan harapan Kerajaan Gowa Tallo yang ingin berjaya baik di darat ataupun lautan. Bangunan ini adalah Fort Rotterdam.

Fort Rotterdam merupakan benteng asli buatan rakyat Makassar yang berdiri di abad ke 15. Tepatnya dibangun pada tahun 1545 atas perintah Raja Gowa IX, manrigau Daeng Bonto Karaeng Lakiung Tumapa’risi’ kallonna sebagai markas pasukan katak Kerajaan Gowa Tallo. Bangunan yang memiliki nama asli Benteng Ujung Pandang ini akhirnya jatuh ke tangan Belanda melalui kepemimpinan Jenderal Cornelis Speelman. Sang Jenderal pun kemudian mengganti nama bangunan ini menjadi Fort Rotterdam dan mengalihkan fungsinya sebagai tempat penyimpanan rempah-rempah hasil bumi dari Indonesia. Nama ini dipilih Jenderal Cornelis untuk mengingat tempat kelahirannya di Belanda.

Menjadi saksi kejamnya jaman penjajahan, benteng angker di Makassar yang pernah menjadi penjara Pangeran Diponegoro saat ditangkap Belanda tahun 1834 ini konon sering berbagi kenangan dengan para pengunjung. Kenangan masa penjajahan itu dibagikan dalam bentuk fenomena mistis menakutkan yang dijamin membuat Anda merinding. Konon di benteng yang memiliki sebutan Benteng Panyyua ini sering terdengar suara langkah kaki yang aneh saat tengah malam. Hal ini sering dialami langsung oleh  pegawai dari beberapa lembaga yang memanfaatkan sebagian bangunan benteng sebagai kantor. Tak hanya itu, beberapa pihak juga mengaku jika dari bagian luar benteng Fort Rotterdam pernah terlihat sesosok penampakan wanita bergaun putih sedang berdiri mematung di salah satu lorong bangunan benteng ini. Benar-benar ngeri ya!

 

LOKASI :

Apa komentar anda?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *