Universitas Sebelas Maret – Solo, Jawa Tengah

www.tempatangker.com – Rasanya hampir di setiap kampus yang ada di Indonesia memiliki cerita misteri tersendiri. Tak terkecuali kampus terkenal yang berada di Solo, Universitas Sebelas Maret Surakarta. Ya, kampus ini dikenal begitu lekat dengan cerita dunia lain karena tanah tempat UNS berdiri juga bisa disebut angker.

Bagaimana tidak menjadi tempat angker jika sebagian besar tanah di atas kampus ini dulunya ada tanah pemakaman? Sebelum menjadi Universitas Sebelas Maret, sebagian tanah di sana merupakan daerah rawa-rawa yang mengelilingi tanah pemakaman. Selama proses pembangunan kampus, sebagian makam telah dipindahkan ke Ngoresan, Karanganyar, dan juga Tawangmangu.

Namun, ada juga beberapa makam yang sengaja tidak dipindah dan tetap berada di area kampus seperti di Fakultas Kedokteran, Fakultas Pertanian, Fakultas Hukum, Fakultas Sastra, dan FKIP. Di antara Fakultas Kedokteran dan MIPA (sebelah Argo Budoyo, di bukit kendil) makam Nyi Rewel yang konon tak bisa dibongkar meski menggunakan berbagai macam alat berat.

Sedangkan di Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret, beberapa mahasiswa pernah melihat hantu sosok lelaki yang sering berkeliaran di area sana. Banyak yang menduga bahwa penampakan tersebut berasal dari mayat yang tidak terima tubuhnya dijadikan sebagai bahan praktek.

Makam yang ada di FKIP juga tergolong angker karena ‘penunggu’ di sana terbilang sering mengganggu dan menyebabkan banyak orang kecelakaan di sana. Tidak hanya itu, sering dalam pembangunan gedung di dalam Universitas Sebelas Maret menelan korban. Sebagai contoh ketika pembangunan gedung auditorium menelan nyawa 6 orang pekerja dan pembangunan gedung perpustakaan juga menelan 5 korban jiwa pekerja.

Kejadian-kejadian magis yang sering terjadi di Universitas Sebelas Maret sering disangkutpautkan dengan bekas pemakaman yang dulu pernah ada. Jika Anda berani mendatangi lokasi berikut, segera siapkan mental Anda!

 

Apa komentar anda?
By sari

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *