Makam Wotgaleh – Yogyakarta

www.tempatangker.com – Di Kota Yogyakarta terdapat sebuah makam keramat. Makam ini tidak hanya dikeramatkan oleh warga sekitar. Pasukan TNI AU di Yogyakarta pun mengamininya. Makam keramat itu adalah Makam Wotgaleh.

Makam Wotgaleh disebut sebagai makam angker sekaligus keramat karena di dalamnya diyakini terdapat jasad Pangeran Purbaya. Pangeran yang memiliki nama muda Raden Mas Damar ini adalah putra Panembahan Senopati. Semasa hidupnya dulu, Pangeran Purbaya disebut sebagai Pangeran sakti mandraguna.

Mitos yang dimiliki oleh Makan Wotgaleh ini menyebutkan, apa pun yang terbang melintas diatasnya akan terjatuh. Informasi yang beredar menyebutkan bahwa mitos tersebut muncul karena pada jaman dahulu ditemukan banyaknya bangkai burung yang mati dan terjatuh di area makam. Burung-burung tersebut diyakini melintas di atas makam keramat tersebut.

Seakan mengamini, pasukan TNI AU pangkalan udara Adi Sutjipto yang terletak tidak jauh dari kawasan makam pun menjadikan mitos Makam Wotgaleh tersebut sebagai peraturan tak tertulis yang wajib dipatuhi. Bahkan seluruh pilo Bandar Udara Adi Sucipto Yogyakarta pun konon tidak berani menerbangkan pesawatnya melintasi bagian atas makam.

Dari tahun 1970 hingga 2015 setidaknya telah ada sekitar empat pesawat TNI yang terjatuh di dekat kawasan makam keramat Wotgaleh. Semuanya terjatuh diduga telah tidak sengaja melintas bagian atas makam.

Di sisi lain, ada banyak warga yang menjadikan makam angker Wotgaleh sebagai tempat untuk melakukan ritual tirakatan. Mereka kerap berziarah dan melakukan ritual disana tiap Selasa dan Jumat Kliwon. Mereka yang melakukan tirakatan tersebut umumnya mengawali ritual dengan mengguyur badan menggunakan air sumur yang terdapat di belakang masjid yang ada di area makam. Air dari sumur yang konon dibuat semasa hidup Pangeran Purbaya tersebut diguyur sebanyak tujuh kali. Hal tersebut mengacu pada anggapan agar tujuan tirakatan tersebut berjalan lancar.

LOKASI :

Apa komentar anda?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *